Kumpulan tanaman-tanaman yang dijadikan sebai obat tradisional sehingga tubuh menjadi sehat

Rabu, 01 November 2023

Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

November 01, 2023 Posted by Abdul Rohman No comments


Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan

Manfaat buah nanas untuk kesehatan telah diakui secara luas oleh masyarakat berkat kandungan nutrisinya yang kaya. Tak heran jika buah nanas menjadi favorit dan mudah ditemui.

Buah nanas mengandung vitamin A, vitamin K, fosfor, kalsium, dan seng yang memiliki peran penting dalam melawan penyakit. Kandungan vitamin C yang melimpah membantu menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat, sementara kandungan mangan mendukung metabolisme yang sehat.

Oleh karena itu, mangan dan vitamin A adalah dua komponen utama yang membuat buah nanas menjadi makanan yang baik untuk kesehatan.

Kandungan Gizi Buah Nanas

Kandungan gizi buah nanas dalam 100 gram adalah sebagai berikut:

– Kalori: 52 kalori

– Protein: 0,40 gram

– Lemak: 0,20 gram

– Karbohidrat: 16 gram

-Vitamin B1: 0,08 miligram

– Fosfor: 11 miligram

– Zat besi: 0,30 miligram

– Vitamin A: 130 Satuan Internasional (SI)

– Air: 85,30 gram

– Vitamin C: 24 miligram

– Bagian dapat dimakan (Bdd): 53%

Dengan kandungan gizi tersebut, buah nanas menjadi pilihan yang baik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan

1. Mempermudah Buang Air Besar pada Penderita Sembelit

Kandungan serat yang tinggi dalam nanas dapat membantu memperlancar pencernaan dan memperbaiki masalah sembelit. Dengan rutin mengonsumsi nanas, Anda dapat merasakan perbedaan yang signifikan dalam kelancaran proses buang air besar.

2. Membersihkan Jaringan Kulit Mati

Enzim bromelain dalam nanas memiliki sifat eksfoliasi alami yang dapat membantu membersihkan dan mengangkat sel-sel kulit mati. Dengan menggosokkan irisan nanas segar ke kulit Anda secara teratur, Anda dapat mengembalikan kilau dan kelembutan alami kulit Anda.

3. Penurun Panas

Buah nanas juga memiliki sifat penurun panas alami. Jika Anda mengalami demam ringan, mengonsumsi nanas atau minum jus nanas segar dapat membantu menurunkan suhu tubuh dan memberikan efek menyegarkan.

4. Pencahar Alami

Kandungan serat larut dan tidak larut dalam nanas menjadikannya obat pencahar alami yang efektif. Jika Anda mengalami masalah konstipasi, mengonsumsi nanas secara teratur dapat membantu melancarkan sistem pencernaan Anda.

5. Membantu Mengobati Radang Sendi

Enzim bromelain dalam nanas telah terbukti memiliki efek antiinflamasi yang kuat. Hal ini membuat nanas sangat bermanfaat dalam mengurangi peradangan pada sendi dan otot, terutama pada penderita arthritis.

6. Meningkatkan Imunitas

Nanas mengandung vitamin C yang tinggi, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan mengonsumsi nanas secara teratur, Anda dapat membantu melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi.

7. Menciptakan Kolagen

Kandungan vitamin C dalam nanas memainkan peran penting dalam produksi kolagen. Kolagen merupakan protein yang penting untuk kesehatan kulit, pembuluh darah, organ, dan tulang. Dengan mengonsumsi nanas, Anda dapat membantu memperkuat jaringan-jaringan tubuh Anda dan mempercepat proses penyembuhan luka.

8 Mencegah Kanker

Nanas kaya akan antioksidan seperti vitamin A, beta karoten, dan senyawa flavonoid. Antioksidan ini dapat membantu melawan pertumbuhan sel kanker, khususnya pada kanker mulut, tenggorokan, dan payudara.

9 Menunjang Kesehatan Pencernaan

Serat yang tinggi dalam nanas dapat melindungi sistem pencernaan Anda dari gangguan seperti konstipasi, diare, sindrom iritasi usus besar, aterosklerosis, dan pembekuan darah.

10. Membantu Mengobati Batuk dan Pilek

Enzim bromelain dalam nanas memiliki sifat mukolitik yang dapat membantu mengencerkan dahak dan lendir di saluran pernapasan. Konsumsi nanas atau minum jus nanas segar dapat membantu meredakan gejala batuk dan pilek.

Meskipun buah nanas memiliki manfaat yang luar biasa, penting untuk diingat bahwa konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi nanas berlebihan antara lain:

Menggugurkan Kandungan: Mengonsumsi nanas muda dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko keguguran. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi nanas muda.

Meningkatkan Kadar Gula Darah: Buah nanas yang sudah matang mengandung kadar gula yang tinggi. Penderita diabetes perlu membatasi konsumsi nanas agar tidak mempengaruhi kadar gula darah.

Menyebabkan Rematik: Pada beberapa kasus, konsumsi nanas dapat menyebabkan reaksi fermentasi menjadi alkohol dalam sistem pencernaan, yang dapat memicu gejala rematik. Penderita rematik sebaiknya membatasi konsumsi nanas.

Menimbulkan Rasa Gatal: Kadang-kadang, mengonsumsi nanas segar dapat menyebabkan sensasi gatal pada mulut dan lidah. Untuk menghindari hal ini, rendam potongan nanas dalam air garam sebelum dikonsumsi.

Dalam mengkonsumsi nanas, penting untuk menjaga keseimbangan dan tidak berlebihan. Perhatikan manfaat dan efek sampingnya dengan bijak.




sumber: https://faperta.umsu.ac.id/

Jumat, 27 Oktober 2023

Inilah Manfaat Madu Hitam Bagi Kesehatan

Oktober 27, 2023 Posted by Abdul Rohman No comments

 


“Madu hitam adalah salah satu jenis madu yang baik dikonsumsi untuk kesehatan. Jenis madu ini memiliki banyak nutrisi dan bahan lainnya yang membantu menjaga kesehatan tubuh.”

Bila membandingkannya dengan madu yang berwarna kuning, madu hitam mungkin lebih jarang dikonsumsi. Tidak hanya berwarna hitam, rasanya pun cenderung lebih pahit dari madu lainnya.

Di balik rasa pahitnya, madu hitam bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Bahan alami ini juga sudah sejak lama orang gunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan memperkuat imunitas tubuh.

Yuk, ketahui manfaat madu hitam bagi kesehatan di sini.

Ketahui Kandungan Madu Hitam

Madu hitam berasal dari lebah hutan yang menghisap sari bunga pohon mahoni yang kaya akan zat alkaloid.

Zat ini berfungsi sebagai anti infeksi yang efektif untuk menyembuhkan peradangan. 

Selain itu, bahan alami ini juga mengandung asam fenolat yang merupakan salah satu kelompok senyawa terpenting pada tumbuhan.

Senyawa ini berperan sebagai antioksidan alami yang menghambat aktivitas radikal bebas dalam tubuh.

Berkat kandungan senyawa ini, madu hitam bermanfaat untuk menghilangkan kanker, antiinflamasi, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Madu hitam juga mengandung antioksidan flavonoid yang bisa melawan radikal bebas dalam tubuh, kanker, penyakit koroner, gula darah tingi, hingga stroke.

Tidak hanya itu, ahli biokimia, DR. Larry Brookes dalam penelitiannya juga menemukan beberapa zat berikut yang terkandung dalam madu hitam:

Saponin, berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga gula darah tetap stabil, serta mengurangi lemak tubuh.

Unsur kromium, bisa membantu fungsi pankreas dalam memproduksi insulin, sehingga metabolisme gula darah bisa bersirkulasi dengan lancar dan tidak menumpuk di pembuluh darah.

Hemoglobin, berfungsi untuk mengikat oksigen dalam tubuh, sehingga stamina tubuh tetap terjaga.

Selain kandungan tersebut, madu hitam juga kaya akan nutrisi, seperti zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, dan karbohidrat, serta vitamin.

Manfaat Kesehatan Madu Hitam

Madu hitam memiliki banyak kandungan nutrisi sehingga dapat memberikan manfaat berikut ini:

1. Mengobati defisiensi zat besi dan anemia

Zat besi dan nutrisi seperti vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah yang sehat, sehingga kurangnya asupan nutrisi tersebut bisa menyebabkan seseorang mengalami anemia atau defisiensi zat besi.

Nah, karena kaya akan zat besi dan mineral yang baik, banyak dokter merekomendasikan konsumsi madu hitam untuk membantu mengobati anemia dan defisiensi zat besi.

2. Baik untuk pengidap diabetes

Manfaat kesehatan madu hitam yang mengandung kadar glukosa rendah dan alkaloid yang tinggi baik bagi pengidap gula darah tinggi, karena bisa membantu menurunkan kadar gula darah. 

3. Membantu mengatasi nyeri  sendi

Nyeri sendi, seperti yang terjadi akibat asam urat bisa kamu redakan dengan mengonsumsi madu hitam.

Bahan alami ini memiliki kandungan penetral racun yang bisa menetralisir zat purin penyebab asam urat.

4. Meredakan gangguan menstruasi

Bagi kamu, para wanita yang sering mengalami gejala pramenstruasi, seperti kram perut, nyeri payudara, dan kembung, cobalah untuk mengonsumsi madu hitam yang kamu campur dengan air hangat untuk meredakannya.

Minuman berkhasiat ini sudah sejak lama orang gunakan sebagai obat rumah untuk meredakan gangguan menstruasi pada banyak wanita, dan mineral yang terkandung dalamnya bisa mencegah kram menstruasi.

5. Mengobati sakit mag

Pengidap maag sering mengalami nyeri dan mual saat maag kambuh.

Hal ini karena produksi asam lambung meningkat, sehingga perut menjadi kembung.

Mengonsumsi madu hitam secara rutin bisa dengan cepat mengurangi dan menyembuhkannya, bahkan bisa membuat pencernaan menjadi lebih lancar.

6. Viagra alami

Madu hitam memiliki kandungan penambah stamina dan vitalitas atau zat afrodisiak.

Mengonsumsinya secara rutin bisa memperbaiki impotensi pada pria dewasa.

Selain itu, kamu bisa Lakukan Ini untuk Tingkatkan Stamina Seksual Pria

7. Memperkuat tulang

Selain mengonsumsi magnesium dan kalsium, kamu juga perlu mendapatkan asupan vitamin D yang cukup untuk memiliki tulang yang kuat.

Nah, vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang berlimpah dalam madu hitam.

Namun ingat, madu hitam atau madu apapun tidak boleh kamu berikan pada bayi di bawah 1 tahun karena bisa menyebabkan botulisme. Simak informasi lengkapnya di sini: Botulisme – Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati.

Itulah manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi madu hitam.

sumber: halodoc.com

Minggu, 22 Oktober 2023

4 Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Hipertiroid

Oktober 22, 2023 Posted by Abdul Rohman No comments


“Hipertiroid adalah masalah yang terjadi pada kelenjar tiroid dan menghasilkan lebih banyak hormon. Saat masalah ini dibiarkan, beberapa komplikasi mungkin saja terjadi. Maka dari itu, penanganan dini perlu dilakukan, seperti mengonsumsi obat anti-tiroid dan pembedahan.”

Halodoc, Jakarta – Jika kamu merasakan jantung terus berdebar disertai tremor pada tangan, bisa jadi hal ini disebabkan oleh hipertiroid. Gangguan yang disebabkan oleh kadar hormon tiroid berlebih ini dapat menyebabkan masalah pada proses metabolisme. Jika dibiarkan, beberapa komplikasi mungkin saja terjadi.

Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa cara pengobatan yang efektif untuk mengatasi hipertiroid. Dengan begitu, masalah ini dapat dengan mudah teratasi sehingga komplikasi, seperti gangguan irama jantung atau krisis tiroid tidak terjadi. Nah, berikut ini beberapa pengobatan yang umum dilakukan!

Hipertiroid adalah kondisi yang terjadi akibat tiroid memproduksi lebih banyak hormon dibandingkan yang dibutuhkan. Gangguan ini disebut juga sebagai tiroid yang terlalu aktif. Saat hipertiroid terjadi, dampak yang dirasakan dapat terjadi di seluruh tubuh. Saat masalah ini terjadi, hormon berlebih tersebut dapat mempercepat metabolisme.

Saat metabolisme terlalu cepat disebabkan oleh hipertiroid, ada beberapa gejala yang dapat ditimbulkan. Gejala tersebut, seperti detak jantung yang terasa lebih cepat, mengalami kecemasan dan gugup tanpa alasan yang jelas, hingga nafsu makan yang meningkat drastis.

Agar masalah ini tidak terjadi, ada beberapa cara untuk mengatasi hipertiroid yang terjadi, antara lain:

1. Yodium Radioaktif

Salah satu cara untuk atasi hipertiroid dengan meminum zat radioaktif berupa yodium. Minuman ini dapat diserap oleh kelenjar tiroid yang membuat bagian tersebut menyusut.

Gejalanya dapat mereda dalam beberapa bulan dan kelebihan zat yodium radioaktif dapat menghilang dalam beberapa minggu hingga bulan. Meski begitu, kamu mungkin perlu minum obat setiap hari untuk mengganti tiroksin.

2. Obat Anti-Tiroid

Beberapa obat-obatan anti-tiroid juga dapat dikonsumsi secara bertahap untuk mengurangi gejala dari hipertiroid. Hal ini ampuh untuk mencegah kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon dalam jumlah berlebih. Gejalanya dapat mulai membaik dalam beberapa minggu hingga hitungan bulan. 

Namun, pengobatan ini perlu dilakukan paling tidak satu tahun meski masalahnya sudah membaik. Selain itu, pengobatan yang dilakukan memiliki risiko untuk menyebabkan efek samping, seperti kerusakan hati yang serius dan bahkan kematian. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan persetujuan dari dokter tentang konsumsi obat ini.

Kamu juga dapat melakukan pemeriksaan kelenjar tiroid di beberapa rumah sakit yang bekerja sama dengan Halodoc. Hanya dengan download aplikasi Halodoc, bukan hanya pemesanan untuk pemeriksaan kesehatan, tetapi juga berinteraksi dengan ahli medis melalui smartphone. 

3. Beta Blocker

Beta blocker adalah pengobatan yang dilakukan untuk meredakan gejala hipertiroid, seperti tremor, detak jantung cepat, dan palpitasi. Namun, cara ini tidak dapat memengaruhi kadar tiroid yang berlebih di dalam tubuh. Dokter mungkin meresepkannya hingga kadar tiroid mendekati normal.

4. Pembedahan 

Metode pembedahan yang disebut juga tiroidektomi, yang merupakan salah satu cara untuk atasi hipertiroid. Pembedahan ini dapat dilakukan pada seluruh atau sebagian kelenjar tiroid. Cara ini merupakan pilihan pada seseorang yang tidak dapat menerima pengobatan lainnya. Dokter akan mengangkat sebagian besar kelenjar tiroid agar masalah dapat selesai.

Namun, ada risiko saat melakukan operasi ini, termasuk kerusakan pada pita suara dan kelenjar paratiroid yang berguna untuk membantu tubuh mengontrol kadar kalsium dalam darah. Selain itu, kamu perlu mengonsumsi obat untuk memasok hormon tiroid agar metabolisme tubuh tetap normal. Obat pengontrol kadar kalsium darah juga perlu dikonsumsi.

Itulah beberapa metode pengobatan dari hipertiroid yang bisa dilakukan. Jika kamu mengalami gejala dari masalah pada hormon tiroid ini, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan. Dengan begitu, pengobatan dini dapat dilakukan dan segala komplikasi yang mungkin terjadi bisa dihindari.

sumber: https://www.halodoc.com/

Sabtu, 21 Oktober 2023

11 Bahan Alami yang Bisa Jadi Obat Gatal pada Kulit

Oktober 21, 2023 Posted by Abdul Rohman No comments


Gatal pada kulit sangat mengganggu, bahkan terkadang menyakitkan jika menggaruknya secara terus-menerus. Ada banyak faktor penyebabnya, salah satunya reaksi alergi. 

Saat gatal menyerang, biasanya seseorang menggaruk untuk meredakan gejala.

Namun, cara itu sebenarnya tidak dokter sarankan sebab bisa memicu kulit kering, bersisik, dan muncul luka.

Kenyataannya, menggaruk hanya memperparah kondisi. Untuk itu, kamu dapat memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di rumah. Lantas, apa saja obat gatal pada kulit yang berbahan alami? Ini ulasannya!

Obat Gatal Apa yang Paling Ampuh?

Sebagai pertolongan pertama, kamu bisa menggunakan beberapa bahan alami berikut ini sebagai obat gatal pada kulit:

1. Lidah buaya 

Salah satu tanaman yang memiliki segudang khasiat untuk kulit adalah lidah buaya. Hal ini terdapat dalam Iranian Journal of Medical Sciences dengan judul The Effect of Aloe Vera Clinical Trials on Prevention and Healing of Skin Wound: A Systematic Review.

Mengoleskan gel lidah buaya bisa membantu meredakan iritasi karena kulit gatal atau kulit kering. Kandungan dalam tanaman ini membantu melembapkan dan menjaga tingkat air di dalam kulit tetap tercukupi.

Umumnya, obat alami ini aman untuk kamu gunakan. Namun, sebaiknya biasakan untuk menguji reaksi alergi sebelum mengoleskannya. Coba uji reaksi alergi dengan mengoleskan sedikit lidah buaya ke telapak tangan. 

2. Oatmeal 

Selain baik untuk menu sarapan, oatmeal juga membantu mengatasi gatal pada kulit. Pada dasarnya, oatmeal memiliki sifat humektan, yaitu bisa membantu melembapkan kulit. 

Studi Anti-inflammatory activities of colloidal oatmeal (Avena sativa) contribute to the effectiveness of oats in treatment of itch associated with dry, irritated skin, yang terbit pada Journal of Drugs in Dermatology menemukan, bahwa oatmeal mengurangi kerak, kekeringan, dan intensitas gatal pada wanita dengan rasa gatal ringan hingga sedang. 

Cara untuk mendapatkan manfaat kesehatan kulit dari oatmeal, yaitu mencampurkan oatmeal yang berbentuk krim koloid ke dalam air mandi.

Zat antiinflamasi dan antioksidan di dalamnya mampu mengurangi rasa gatal, kulit kering, serta kulit kasar atau keras. 

3. Kunyit

Kunyit juga bisa digunakan sebagai obat gatal pada kulit. Dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine yang berjudul Clinical Evaluation of an Indian Polyherbal Topical Formulation in The Management of Eczema, terdapat penelitian terhadap 150 pengidap eksim.

Peneliti menggunakan krim yang mengandung kunyit selama 4 minggu untuk mengatasi gatal-gatal. Bagaimana hasilnya? Hampir 30-32 persen terjadi penurunan kulit bersisik dan gatal pada masing-masing subjek penelitian. 

Kunyit mengandung senyawa aktif bernama kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan bakterisida. Senyawa ini yang membantu untuk mengobati peradangan dan gatal pada kulit. 

Namun, krim kunyit dalam penelitian tersebut juga mengandung ramuan antiinflamasi lainnya, yang berkontribusi pada perbaikan.

Oleh karena itu, penelitian ini tidak dapat menyimpulkan bahwa kunyit saja dapat meredakan gejala eksim.

4. Kompres dingin

Studi Cooling the ich via TRPM8 yang terbit pada Journal of Investigative Dermatology mengatakan, kompres dingin dapat membantu meredakan rasa gatal yang mengganggu.

Namun, jangan melakukan cara ini jika rasa gatal muncul akibat tersiram air. Sebab, kompres dingin justru bisa mengiritasi area tersebut.

Untuk memaksimalkan hasilnya, cobalah letakkan kantong es atau es batu yang sudah kamu lapiskan kain ke permukaan kulit yang terasa gatal. Lakukan sesering mungkin sampai rasa gatalnya mereda.

5. Perbanyak air putih 

Gatal pada kulit juga bisa terjadi karena kurang cairan dalam tubuh alias dehidrasi. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah meningkatkan konsumsi air putih. Ringkasnya, banyak minum air putih bisa membantu mengatasi gatal pada kulit. 

Selain bahan-bahan di atas, ketahui juga: Ini Rekomendasi 7 Obat Gatal yang Ampuh di Apotek 

6. Minyak kelapa 

Minyak kelapa tidak hanya memiliki sifat antiinflamasi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai obat gatal pada kulit. Bahan alami ini membantu menghilangkan rasa sakit karena peradangan.

Mengoleskan minyak ini juga membantu meningkatkan kadar antioksidan. Fungsinya menstabilkan radikal bebas dan mengatasi peradangan pemicu gatal-gatal.

Sebuah studi Clinical trial showing superiority of a coconut and anise spray over permethrin 0.43% lotion for head louse infestation, ISRCTN96469780 yang terbit pada European Journal of Pediatrics, menganalisis kekuatan penyembuhan minyak kelapa yang dicampur dengan adas manis. 

Menurut hasil penelitian, kombinasi keduanya lebih berhasil menghilangkan rasa gatal di kulit kepala dibandingkan permethrin. Ini adalah kandungan obat yang digunakan untuk mengobati kutu.

7. Petroleum jelly

Kondisi kulit kering juga dapat menyebabkan rasa gatal yang tidak nyaman. Untuk mengatasi ini, kamu perlu menjaga kelembapan kulit dengan mengoleskan petroleum jelly pada bagian kulit yang sangat kering.

Namun, hindari penggunaan petroleum jelly pada wajah, apalagi pada jenis kulit yang berminyak. Kondisi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada wajah.

8. Madu

Obat gatal pada kulit selanjutnya adalah madu. Madu menjadi salah satu bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk melembapkan kulit. Saat kelembapan kulit terjaga, maka kamu akan terhindar dari kondisi gatal.

9. Minyak almond

Selain baik untuk menjaga kadar kolesterol, minyak almond juga berguna untuk meredakan gatal-gatal pada kulit. Minyak ini baik untuk merawat kulit akibat psoriasis dan eczema.

10. Minyak biji bunga matahari

Minyak biji bunga matahari dapat kamu oleskan untuk mengurangi rasa gatal, khususnya yang terjadi karena eczema. 

Menurut studi di American Journal of Clinical Dermatology, yang berjudul Natural Oils for Skin-Barrier Repair: Ancient Compounds Now Backed by Modern Science, beberapa minyak alami, termasuk biji bunga matahari memiliki sifat antigatal yang mencegah perkembangan gejala dan kerusakan lanjut lebih buruk.

11. Daun basil

Selain hal di atas, basil juga dapat dimanfaatkan sebagai obat gatal pada kulit. Basil terkenal sebagai salah satu rempah yang bisa memberikan aroma menarik pada makanan. Selain itu, basil juga bisa membantu kamu dalam menurunkan gejala gatal pada kulit, khususnya akibat gigitan serangga.

Hal ini karena basil memiliki kandungan antioksidan yang bisa menurunkan risiko peradangan.

Oleskan air rebusan daun basil pada bagian kulit yang terkena gigitan serangga.

sumber.halodoc.com

Minggu, 15 Oktober 2023

Banyak Olahraga Bantu Anak Lebih Mudah Atasi Stres

Oktober 15, 2023 Posted by Abdul Rohman No comments


Olahraga dapat membantu anak mengatasi stres secara lebih baik. Olahraga ataupun aktivitas fisik lainnya juga bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit tidak menular pada anak.

Olahraga memiliki banyak manfaat. Sejumlah studi telah membuktikan bahwa olahraga dapat membantu orang dewasa untuk mengurangi rasa stres yang dialami. Namun, apakah hal yang sama juga berlaku pada anak usia sekolah?

Studi yang dilakukan oleh peneliti Universitas Basel, Swiss, menunjukkan anak-anak sekolah bisa lebih baik mengatasi stres jika mereka melakukan banyak olahraga setiap hari. Studi tersebut dilakukan oleh Manuel Hanke dan Sebastian Ludyga yang dipublikasi di Journal of Science and Medicine in Sport.

”Anak-anak yang aktif secara teratur tampak memiliki reaksi stres yang berkurang secara umum. Anak yang berolahraga lebih dari satu jam per hari ternyata menghasilkan lebih sedikit hormon kortisol dibandingkan anak-anak yang kurang aktif,” kata Manuel dikutip dalam Sciencedaily, 5 September 2023.

Penelitian yang dilakukan Manuel dan Sebastian melibatkan 110 anak usia 10-13 tahun dengan menggunakan sensor pelacak pergerakan. Penelitian dilakukan selama satu minggu.

Dalam penelitian, anak-anak yang menjadi subyek penelitian diminta untuk melakukan tugas yang dapat memicu terjadinya stres dan di waktu terpisah juga diminta melakukan tugas yang tidak membuat stres. Pengujian reaksi stres fisik dilakukan melalui pengujian konsentrasi hormon kortisol pada air liur.

Sebastian menyampaikan, kemampuan untuk mengatasi stres yang lebih baik pada anak yang aktif dinilai dipengaruhi oleh kadar hormon kortisol yang juga meningkat selama berolahraga. Hormon kortisol biasanya akan meningkat ketika seseorang berada dalam kondisi tertekan yang bisa menimbulkan stres.

”Ketika anak-anak rutin berlari, berenang, memanjat, dan aktivitas fisik lainnya, otak akan belajar mengasosiasikan peningkatan hormon kortisol dalam tubuh sebagai sesuatu yang positif. Hubungan positif ini yang membantu mencegah konsentrasi kortisol meningkat ke level yang lebih tinggi, misalnya ketika sedang di situasi ujian,” ujar Sebastian.

Aktivitas fisik

Sesuai dengan panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia anak sebaiknya melakukan aktivitas fisik selama 60 menit dalam sehari. Selain untuk mengatasi stres, aktivitas fisik bermanfaat untuk mencegah dan menangani penyakit tidak menular, seperti jantung, diabetes, dan kanker. Aktivitas fisik juga meningkatkan keterampilan berpikir dan belajar.

Pada orang yang kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kematian sebesar 20-30 persen dibandingkan orang yang cukup aktivitas fisik. Sayangnya, 80 persen populasi remaja di dunia kurang aktivitas fisik.

Berdasarkan rekomendasi WHO, lama aktivitas fisik yang disarankan berbeda setiap usia. Pada bayi usia kurang dari satu tahun, setidaknya perlu dilakukan gerakan seperti tengkurap atau permainan interaktif di lantai selama 30 menit. Bayi tidak disarankan untuk terlalu lama berada di tempat duduk atau kereta bayi.

Sementara anak usia 1-2 tahun setidaknya perlu melakukan aktivitas fisik selama 180 menit dengan intensitas apa pun. Penggunaan gawai yang terlalu lama lebih dari satu jam sangat tidak disarankan.

Pada anak usia 3-4 tahun, aktivitas fisik sebaiknya dilakukan minimal selama 180 menit dengan 60 menit di antaranya merupakan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat. Anak usia 5-17 tahun setidaknya harus melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat selama 60 menit. Setidaknya dalam tiga kali seminggu melakukan aktivitas aerobik dengan intensitas tinggi serta aktivitas yang dapat memperkuat otot dan tulang, seperti senam gimnastik atau push up.

Pada dasarnya, setiap anak sudah bisa memenuhi waktu minimal untuk beraktivitas fisik jika mereka dibiarkan bermain secara aktif. Berjalan kaki merupakan jenis aktivitas fisik sedang, sedangkan berlarian sudah masuk pada aktivitas fisik dengan intensitas yang cukup berat.

sumber: kompas.co.id

Selasa, 20 Desember 2022

18 Perubahan Tubuh Perempuan Sesudah Hamil dan Bersalin (Bagian 1): Organ Kehamilan dan Tubuh

Desember 20, 2022 Posted by Abdul Rohman No comments


Kehamilan benar-benar mengubah tubuh perempuan pada seluruh bagian, bukan hanya pada organ yang terkait kehamilan dan persalinan. Sebagian perubahan tubuh itu bersifat sementara, tetapi ada pula yang permanen.

Kehamilan adalah proses yang ajaib. Bukan hanya soal hadirnya janin yang secara bertahap akan tumbuh dan membesar, tetapi kehamilan juga mengubah tubuh ibu. Perubahan itu bisa dilihat dan dirasakan sejak terjadinya kehamilan hingga selesainya persalinan.

Menjadi ibu benar-benar mengubah tubuh perempuan, baik secara biologis, fisik, maupun mental. Secara fisik, perubahan yang umum diamati adalah membesarnya ukuran badan. Namun, sejatinya banyak perubahan fisik yang dialami ibu selama hamil dan bersalin.

Sebagian perubahan bersifat sementara alias akan hilang dan kembali seperti semula saat kehamilan selesai. Namun, ada pula perubahan fisik yang berlangsung permanen atau tidak balik ke kondisi tubuh sebelum kehamilan terjadi

Setelah melahirkan, sekitar separuh ibu yang mengalami diabetes gestasional akan mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Berikut ini perubahan fisik yang dialami ibu hamil dan bersalin yang disadur dari Livescience, 22 Februari 2022. Pada bagian pertama ini akan diungkap 10 perubahan dari 18 perubahan yang terjadi pada perempuan hamil, khususnya terkait organ kehamilan dan tubuh secara umum.

1. Berat badan bertambah

Kehamilan pasti akan menambah berat badan ibu. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Amerika Serikat atau American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyebut seorang perempuan dengan berat badan normal yang hamil harus mengalami kenaikan berat badan antara 11 kilogram (kg) sampai 16 kg.

Setelah melahirkan, seorang perempuan rata-rata akan mengalami kenaikan berat badan 1-2 kg dibanding sebelum hamil. Namun, setelah satu tahun persalinan, kata Kathleen Rasmussen, profesor nutrisi ibu dan anak di Universitas Cornell, Amerika Serikat (AS), sebanyak 1 dari 4 ibu hamil melaporkan kenaikan berat badan 5 kg atau lebih.

Kenaikan berat badan 5 kg itu termasuk tidak terlalu besar. Namun, jika ibu harus menjalani kehamilan dan persalinan hingga 4 kali atau 5 kali, dampaknya pada tubuh ibu akan sangat terasa. Untungnya, kenaikan berat badan sesudah bersalin itu bersifat tidak permanen atau bisa kembali ke berat badan seperti sebelum hamil.

2. Ukuran sepatu

Besarnya pertambahan berat badan selama kehamilan dan perubahan hormon juga akan menambah ukuran atau nomor sepatu perempuan.

”Berat ekstra yang didapat ibu selama hampir 10 bulan kehamilan, bahkan bisa lebih lama, akan meratakan telapak kakinya. Akibatnya, ukuran sepatu sebagian ibu hamil bertambah sekitar setengahnya selama kehamilan,” kata Direktur Kebidanan untuk Penyakit Jantung dan Kehamilan di Pusat Kedokteran Wexner, Universitas Negeri Ohio, AS, Michael Cackovic.

Selain itu, dalam tubuh ibu hamil juga akan muncul hormon relaksin yang membantu mengendurkan ligamen (penghubung antartulang) dan tulang di panggul. Kondisi itu akan memperbesar otot panggul serta membuat tubuh menjadi lebih elastis saat melahirkan.

Namun, seperti ditulis R Alvarez dan rekan di The Journal of Bone and Joint Surgery, 20 Februari 2008, relaksin juga memengaruhi ligamen di seluruh tubuh, termasuk yang ada di telapak kaki. ”Akibatnya, telapak kaki perempuan menjadi lebih longgar dan melebar,” kata Leena Nathan, asisten profesor klinis kandungan dan kebidanan di Universitas California, Los Angeles, AS.

3. Vagina melebar

Lingkar kepala bayi saat lahir berkisar 31-37 cm. Besarnya ukuran kepala bayi itu membuat ukuran vagina perempuan pun melebar setelah melahirkan. Setelah itu, pada sebagian perempuan, vagina mereka akan berkontraksi dan kembali ke ukuran asal sebelum melahirkan. Namun, pada sebagian perempuan yang lain, pelebaran ukuran vagina itu menetap alias tidak bisa kembali ke ukuran sebelumnya.

”Ada banyak faktor yang memicu perubahan ukuran vagina, mulai dari jenis persalinan, ukuran bayi, obesitas, hingga faktor genetik,” kata dokter spesialis kebidanan dan kandungan Alyssa Dweck.

4. Buang air kecil

Pada sebagian ibu, proses persalinan juga akan meningkatkan risiko inkontinensia atau kehilangan kontrol terhadap kandung kemih. Akibatnya, ibu hamil akan sulit menahan kncing hingga keluar urine saat bersin, tertawa, atau batuk.

Persalinan per vaginam atau yang masyarakat awam menyebutnya sebagai persalinan normal dengan mendorong keluarnya bayi yang memiliki bobot rata-rata 3,6 kg bisa melemahkan otot-otot yang digunakan untuk mengontrol kandung kemih. Persalinan model ini juga bisa merusak saraf kandung kemih dan jaringan pendukungnya hingga menyebabkan turunnya dasar panggul.

Untuk mengurangi risiko inkontinensia, ibu bisa mempraktikkan senam Kegel untuk memperkuat otot-otot dasar panggul.

5. Pembesaran rahim

Dalam kondisi tidak hamil, seperti dikutip dari American Pregnancy Association, rahim hanya seukuran buah jeruk besar. Namun, ketika terjadi kehamilan, rahim akan melebar hingga seukuran buang semangka. Setelah persalinan, rahim akan mengalami involusi alias kempes dan menyusut kembali. Involusi itu butuh waktu sekitar enam minggu meski penyusutan itu belum tentu berlangsung 100 persen atau kembali ke ukuran sebelum hamil.

Studi E Merz dan rekan di jurnal Ultrasound in Obstetric & Gynecology, 1 Januari 1996, menemukan, perempuan yang baru hamil saat usianya sudah memasuki premenopause memiliki ukuran rahim yang sedikit lebih besar dibanding perempuan yang tidak pernah melahirkan. Kondisi itu tetap terjadi meski masa nifas telah berlalu. Proses involusi pada mereka berjalan lebih lambat. Namun, saat menopause, rahim akan menyusut lagi ke ukuran yang lebih kecil.

6. Pemisahan otot perut

Salah satu perubahan tubuh perempuan saat hamil yang mengejutkan dan bersifat permanen adalah terjadinya diastasis recti abdominis alias pemisahan otot-otot perut bagian depan, baik di sisi kanan maupun kiri. Kondisi ini, seperti ditulis di Current Women's Health Review, disebabkan oleh terjadinya tekanan rahim yang makin lama main membesar hingga membuat otot di kanan dan kiri perut melebar.

Semua perempuan akan mengalami pemisahan otot perut tersebut pada tahap akhir kehamilan. Pemisahan itu seolah memberi ruang bagi perut yang terus membesar. Hingga setahun setelah persalinan, pemisahan otot perut itu tetap ada pada sepertiga hingga lebih dari dua pertiga perempuan.

7. Varises dan wasir

Kehamilan juga bisa memicu terjadinya varises, yaitu pembengkakan pembuluh darah vena yang ada di kaki, vulva (organ intim perempuan di luar vagina), dan vagina. Pembengkakan itu membuat vena tampak kebiruan dan menimbulkan rasa sakit atau nyeri. Ketika pembengkakan vena itu terjadi di rektum atau mulut anus, terjadilah wasir.

Baik varises maupun wasir yang terjadi selama kehamilan dipicu oleh peningkatan berat dan tekanan rahim sehingga mengurangi aliran darah dari tubuh bagian bawah. Sebaliknya, menurut Cackovic, peningkatan aliran darah dan melemahnya dinding pembuluh darah juga bisa menyebabkan terjadinya varises dan wasir.

Biasanya varises dan wasir akan hilang dalam waktu 6-12 bulan setelah persalinan. Untuk mencegah varises bertambah parah, ibu hamil disarankan berolahraga teratur, menghindari duduk dengan kaki menyilang dalam waktu lama, serta menggunakan stoking khusus.

Untuk mencegah wasir, ibu hamil disarankan untuk makan makanan tinggi serat dan banyak minum air mineral guna mengurangi potensi terjadinya sembelit.

8. Diabetes

Selama kehamilan, kandungan gula dalam darah ibu juga bisa mengalami kenaikan hingga memicu terjadinya diabetes gestasional. Data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) menyebut sekitar 10 persen ibu hamil di negara itu mengalami diabetes gestasional.

Namun, peningkatan kadar gula darah ibu itu tidak akan berhenti begitu saja sesudah persalinan. Setelah melahirkan, sekitar separuh ibu yang mengalami diabetes gestasional akan mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari. ”Kaum ibu biasanya sudah mengetahui mereka berisiko karena memiliki anggota keluarga yang juga mengidap diabetes,” kata Cackovic.

Seorang ibu yang menderita diabetes gestasional harus menjaga berat badannya dengan diet sehat. Mereka juga harus memantau kadar gula darahnya secara berkala, hingga rutin melakukan penapisan diabetes setiap tahun agar bisa mengetahui kapan sang ibu masuk kategori pradiabetes.

9. Pinggul lebih besar

Setelah melahirkan, ukuran pinggul perempuan umumnya menjadi lebih lebar. Membesarnya pinggul itu tidak disebabkan oleh hormon relaksin yang melemaskan sendi dan ligamen di panggul untuk membantu ibu mendorong bayinya keluar selama persalinan, tetapi disebabkan terjadinya pengendapan lemak ke bagian tubuh yang memiliki sel lemak berlebih.

Jadi, pembesaran pinggul itu berlangsung akibat beberapa perempuan mengalami penumpukan sel lemak di panggulnya, bukan karena tulang panggulnya yang menjadi lebih besar.

10. Dorongan seks

Perempuan yang melahirkan setidaknya butuh waktu satu tahun hingga gairah seksualnya kembali ke tingkat normal seperti sebelum hamil. Kelelahan yang mereka alami saat merawat dan mengasuh bayi benar-benar menekan dorongan seksual mereka.

Tak hanya itu, menyusui juga bisa menurunkan dorongan seksual perempuan. ACOG menyebut turunnya kadar estrogen selama ibu menyusui membuat gairah seksual ibu ikut berkurang.

Artikel ini akan bersambung ke Bagian Kedua yang akan menguraian perubahan tubuh selama kehamilan dan persalinan, khususnya pada kepala dan tubuh bagian atas.

sumber: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2022/12/15/18-perubahan-tubuh-perempuan-sesudah-hamil-dan-bersalin-bagian-1-organ-kehamilan-dan-tubuh

Selasa, 08 November 2022

Tidur Berlebihan Dapat Mengganggu Kesehatan

November 08, 2022 Posted by Abdul Rohman No comments


Orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-9 jam sehari. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan kesehatan, begitu pula tidur terlalu lama.

Tidur cukup dan berkualitas baik bagi kesehatan fisik serta mental individu. Namun, tidur berlebihan pun dapat mengganggu kesehatan, bahkan diasosiasikan dengan risiko diabetes, obesitas, hingga penyakit jantung.


Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat, waktu tidur ideal bagi orang dewasa adalah 7-9 jam. Waktu tidur ideal remaja 8-10 jam, sementara bayi 14-17 jam. Pada beberapa kesempatan, seseorang direkomendasikan tidur lebih lama, misalnya saat sakit atau stres.


Menurut ahli di bidang psikologi klinis dan neuropsikologi kognitif Theresa Schnorbach, tidur penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidur juga bermanfaat untuk mengatur hormon dan metabolisme tubuh, memperkuat imunitas, hingga memulihkan tubuh.


”Dalam kondisi tidur aktif (rapid eye movement/REM), yang biasanya terjadi sekitar 90 menit pada siklus tidur, konsentrasi kimia non-adrenalin yang memicu kecemasan dan stres dimatikan di otak. Secara bersamaan, struktur otak yang berkaitan dengan memori dan emosi diaktifkan kembali, kemudian membantu kita memproses memori atau pengalaman yang mengecewakan,” ujar Schnorbach, seperti dikutip Live Science, Selasa (8/11/2022).

Ahli fisiologi tidur dan salah satu pendiri Sleep School, Guy Meadows, mengatakan, tidur nyenyak memiliki efek terapeutik yang membuat seseorang bangun tidur dengan bahagia. ”Itu (tidur) juga memelihara korteks prefrontal, area otak yang berperan atas fungsi eksekutif tingkat tinggi, seperti fokus, penyelesaian masalah, dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Tidur cukup


Itu sebabnya, tidur cukup menjadi penting. Berdasarkan penelitian University College London yang dipublikasikan di jurnal PLOS Medicine pada 2022, tidur kurang dari 5 jam per hari membuat individu berusia 50 tahun, 60 tahun, dan 70 tahun berisiko mengalami sejumlah penyakit kronis. Penyakit itu, antara lain, kanker, penyakit jantung, dan diabetes.


Di sisi lain, tidur berlebihan juga tidak baik bagi tubuh. Sejumlah ahli mendefinisikan tidur berlebihan ialah tidur yang berdurasi lebih dari 9 jam.


Tidur berlebihan dapat mengganggu ritme tubuh dan menyebabkan gangguan kesehatan. Meadows mengatakan, tidur berdampak ke nafsu makan yang pada akhirnya memengaruhi berat badan. Tidur juga berperan mengatur kadar glukosa dalam darah dan memengaruhi risiko diabetes.

Tidur penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Tidur juga bermanfaat untuk mengatur hormon dan metabolisme tubuh, memperkuat imunitas, hingga memulihkan tubuh.

Schnorbach mengatakan, tidur berlebihan kerap diasosiasikan dengan penyakit fisik dan mental, seperti depresi, efek samping pengobatan, dan apnea. Tidur berlebihan pun bisa dikaitkan dengan diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan gangguan mental.


Tidur berlebihan maupun kurang tidur dapat disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Setiap individu didorong untuk menjalani hidup sehat demi tidur cukup yang berkualitas, antara lain, dengan menghindari konsumsi alkohol, kafein, hingga gula berlebih. Individu juga direkomendasikan untuk berolahraga.

Menurut CDC, ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur, salah satunya dengan tidur dan bangun di jam yang sama secara konsisten, bahkan di akhir pekan. Cara lain adalah memastikan ruangan dalam keadaan senyap, gelap, dalam suhu yang nyaman.


Agar tidur lebih nyenyak, ada baiknya gawai atau peralatan elektronik lainnya dimatikan. Individu juga perlu menghindari makan makanan berat, kafein, dan alkohol sebelum tidur.

sumber: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2022/11/08/tidur-berlebihan-dapat-mengganggu-kesehatan